Temukan Angka Buta Huruf di Desa Hinas Kanan HST Tinggi, Ini Harapan Mahasiswa KKN UIN Antasari

Mahasiswa KKN yang sudah menjalani program di bidang pendidikan menemukan tingginya angka buta huruf (tidak bisa membaca) pada anak SD di Hinas Kanan.

Banyak anak-anak yang sudah lulus SD mengurungkan niatnya untuk melanjutkan pendidikan di SMP karena takut kesulitan ke depannya dikarenakan tidak bisa membaca.

BACA JUGA:
Diapresiasi Menkes Budi Gunadi, Program Home Care Dinas Kesehatan Balangan Mampu Layani Ribuan Pasien di 8 Kecamatan

Hal ini terjadi di Desa Hinas Kanan Kecamatan Hantakan Kabupaten Hulu Sungai Tengah lebih tepatnya di sekolah SDN 1 Datar Ajab.

Menurut Rizal, Setelah bertanya ke guru sekolah, kepala desa, tokoh agama, masyarakat setempat menemukan masalah ini terjadi karena sebagian orangtua kurang terlalu perduli dengan pendidikan anaknya, dan berbagai faktor lainnya

“Orangtua atau wali anak di Hinas Kanan sebagian kurang terlalu perduli dengan pendidikan anak anaknya selain itu faktor fasilitas, akses yang lumayan sulit karena jalur naik turun gunung dan jalannya sangat rusak,” ujarnya, menirukan sebagaimana penjelasan seorang warga masyarakat setempat.

“Faktor lainnya di SDN 1 Datar Ajab pembelajarannya tidak efesien, ini yang perlu diperhatikan lagi,” tambahnya

Khairul Rizal menyebutkan pendidikan merupakan sebuah hal yang sangat penting untuk diperhatikan, sebagai sarana untuk membangun karakter anak bangsa.

Sebagai mahasiswa yang berlatar belakang dari fakultas keguruan, lanjut dia, pihaknya sangat mengkhawatirkan apa yang terjadi di desa Hinas Kanan ini.

“Tanpa adanya dukungan dan kolaborasi orang tua, guru, aparat desa, masyarakat setempat dan pemerintah untuk mengawal pendidikan maka kualitas masyarakat tidak akan mengalami kemajuan dan akan berimbas kepada rendahnya kualitas SDM,” kata Rizal