“Pertama adalah alumni magang Jepang atau Ikamaja ada satu orang, penyuluh pertanian lapangan dua orang, rekan-rekan KTNA, petani milenial, pelaku usaha berprestasi ada 13 orang, dan peserta utama yang dibiayai dari provinsi (Kalsel) itu ada tujuh orang,” ujar Fahrul.
Sedangkan untuk pendamping para peserta dari Tabalong sebanyak enam orang.
Fahrul mengungkapkan, kegiatan khusus untuk kontingen Tabalong yang menjadi perwakilan Kalimantan Selatan yakni mengikuti sejumlah lomba.
Pertama lomba temu karya berkaitan dengan pembuatan alat emposan tikus elektrik (Petrik) yang terbuat dari bambu hasil karya salah peserta kontingen Tabalong.
“Dan kedua lomba asah terampil itu sebanyak 4 orang,” ungkapnya.









