TANJUNG, KALIMANTANLIVE.COM – Guna mendukung peningkatan minat baca di daerah, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kalsel terus bergerak memberikan pembinaan kepada pengelola perpustakaan di daerah.
Seperti halnya yang dilakukan jajaran Dispersip Kalsel belum lama ini yang melakukan pembinaan kepada 50 pengelola perpustakaan di tingkat sekolah, desa, maupun institusi pendidikan lainnya yang ada di Kabupaten Tabalong.
# Baca Juga :Pemprov Buka Seleksi EO untuk Kalsel Expo 2023, Catat Ini Syarat-syaratnya!
# Baca Juga :Pemprov Kalsel Gelar Uji Kompetensi Penguji Kendaraan Bermotor yang Diikuti dari Kalimantan, NTT dan Jakarta
# Baca Juga :Pemprov Kalsel Evaluasi Datu Soban, Murjani: Untuk Menentukan Strategis Pembangungan daerah
# Baca Juga :Pemprov Kalsel Upayakan Pembangunan Jembatan Penghubung Kotabaru dan Tanah Bumbu
Kepala Dispersip Kalsel, Nurliani Dardie diwakili Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan, Wildan Ahyar mengatakan, tujuan dilaksanakan pembinaan ini agar pustakawan memiliki ilmu pengetahuan, keterampilan, kecakapan dan keahlian dalam mengelola perpustakaan.
“Tentunya yang sudah mengerti bisa lebih mengerti lagi, yang sudah bagus semakin bagus lagi dan akhirnya pengelolaan perpustakaan itu akan maksimal,” kata Wildan, Kamis (8/6/2023).
Wildan menuturkan, ketika pengelolaan perpustakaan sudah maksimal dan ditambah infrastruktur yang mendukung akan menjadi daya tarik masyarakat untuk berkunjung.
“Banyaknya masyarakat berkunjung ke perpustakaan adalah salah satu indikator minat baca itu meningkat. Itu yang kita harapkan,” ucap Wildan.(diskominfomc.kalselprov.go.id)
editor : NMD







