BI Kalsel Gandeng BCA dan BSI Gelar Merchant Gathering dan Lomba QRIS Racing, Ini Tujuannya

Hanya saja, dari sisi volume transaksi QRIS, Kalsel masih tertinggal dibanding wilayah Kalimantan maupun nasional. Volume transaksi penggunaan QRIS di Kalsel baru mencapai 39,73% dari target. Sementara wilayah Kalimantan mencapai 48,16%, dan nasional mencapai 55,95%.

“Oleh karena itu, kami berharap, kegiatan ini akan membantu pencapaian target pengguna dan transaksi QRIS di Kalsel, meningkatkan pemahaman masyarakat, dan memberikan apresiasi kepada merchant yang telah mengampanyekan QRIS,” lanjut Bimo.

BACA JUGA :
Ketua DPRD Supian HK Surati BBPJN XI, Perjuangkan Aspirasi Agar Jembatan Alalak 1 Banjarmasin Dibuka

Untuk mempercepat akselerasi pembayaran digital lewat QRIS, Bank Indonesia Kalsel menggandeng dua Penyedia Jasa Pembayaran (PJP) pada Merchant Gathering dan Lomba QRIS Racing kali ini. Mereka adalah BCA dan BSI, yang punya basis dan potensi merchant QRIS cukup besar di Kalsel.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Kantor Cabang Utama BCA Banjarmasin Cecep Sopwan Hadi mengatakan, pihaknya menghadirkan tidak kurang dari 75 merchant ritel utama QRIS yang punya potensi untuk terus dikembangkan.

“Lewat Merchant Gathering dan Lomba QRIS Racing ini, penggunaan QRIS oleh warga Kalsel akan semakin meningkat, terutama untuk transaksi bisnis ritel, sehingga membantu memperkuat pertumbuhan ekonomi Kalsel pasca pandemi,” ujar Cecep.

Pada kesempatan terpisah, sebelumnya Corporate Secretary Bank Syariah Indonesia (BSI) Gunawan Arif Hartoyo telah mengatakan pihaknya terus meningkatkan interaksi dan transaksi nasabah melalui QRIS lewat fitur di BSI Mobile.