“OJK akan terus mendukung perbankan melalui langkah kebijakan yang diperlukan sehingga perbankan terus bertumbuh berkelanjutan namun tetap prudent dalam aspek manajemen risiko,” ucapnya.
Dalam kesempatan ini Darmansyah juga menyampaikan pertumbuhan positif tidak hanya terjadi di Sektor Perbankan saja, namun juga di sektor Pasar Modal.
BACA JUGA:
Kepala OJK Riza Aulia Ibrahim Respon Positif Penunjukkan Fachrudin Plt Dirut Bank Kalsel
Hal ini ditunjukkan dengan jumlah kepemilikan saham posisi April 2023 di wilayah Provinsi Kalsel yang naik sangat tinggi, yaitu sebesar 273,28%.
Selain itu, jumlah Single Investor Identification (SID) meningkat sebanyak 28,26% atau mengalami pertambahan investor menjadi sebanyak 144.346.
“Tidak hanya di pasar modal, kinerja penyaluran piutang pembiayaan di Provinsi Kalsel posisi April 2023 terus menunjukkan pertumbuhan positif. Pembiayaan dari Perusahaan Pembiayaan di Provinsi Kalsel mencapai Rp10,1 Trilliun, tumbuh 20,17% dengan NPF gross sebanyak 0,91%. Pemanfaatan pembiayaan di Provinsi Kalsel didominasi oleh pembiayaan investasi dengan nominal Rp5,078 Miliar, diikuti oleh pembiayaan multiguna dan modal kerja,” kata Kepala Kantor OJK Regional 9 Kalimantan itu.
Kalimantanlive.com/eep
Editor : elpian










