Banjarmasin dan HSS Siaga Karhutla, Gubernur Kalsel Ingin Instansi Bersinergi Lakukan Penanggulangan

BANJARMASIN, KALIMANTANLIVE.COM – Gubernur Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor mendorong percepatan penanggulangan bencana asap akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2023 di wilayah Kalsel.

Pelaksana Harian Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah atau BPBD Provinsi Kalsel, Bambang Dedi Mulyadi menyebutkan atensi pimpinan untuk terus bersinergi, dalam penanggulangan bersama dengan seluruh elemen termasuk BPBD kabupaten/kota.

“Sesuai arahan gubernur, kita telah melakukan kesiapsiagaan terhadap karhutla tahun ini, tertanggal 22 Mei bulan lalu, kita sudah menetapkan peran satgas agar bersiaga sebagai bentuk antisipasi status tanggap,” ujar Bambang, Sabtu (10/6/2023).

# Baca Juga :Pemprov Kalsel Segera Lakukan Teknologi Modifikasi Cuaca 2 Pakan Hadapi Musim Kemarau

# Baca Juga :Pemprov Kalsel Gelar Kajian Implementasi untuk Tingkatkan Capaian Imunisasi Lengkap

# Baca Juga :Bergerak Majukan Desa, Pemprov Kalsel Tingkatkan SDM Aparatur dalam Menyusun Data Profil Desa dan Kelurahan

# Baca Juga :Pemprov Kalsel Terus Berikan Pembinaan untuk Maksimalkan Pengelolaan Perpustakaan di Daerah

Diharapkan kebersamaan dengan TNI-Polri, instansi dan lembaga terkait dapat bersinergi dalam penanganan Karhutla bisa lebih efektif.

Saat ini, disebutkan dua daerah yang telah menetapkan status Siaga Karhutla yaitu Kota Banjarmasin dan Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), sementara daerah lainnya sedang dalam proses.

Lalu, guna mendukung penanggulangan Karhutla Kalsel, ada lima posko akan didirikan dan diisi oleh petugas.

“Posko utama berada di Kantor BPBD Kalsel di Banjarbaru sedangkan empat lainnya berada di sekitar bandara Syamsudin Noor dan beberapa daerah lainnya,” tuturnya.(diskominfomc.kalselprov.go.id)

editor : NMD