Ia menginginkan agar kegiatan ini bisa lebih meningkatkan kerja ASN dan Petugas dalam hal menerima aduan kasus kekerasan dalam rumah tangga.
“Karena masalah KDRT ini bisa berpengaruh terhadap integritas sosial kita,” ucapnya.
Kegiatan tersebut juga turut mengundang narasumber untuk berbagi tips ataupun langkah-langkah, untuk meningkatkan kapasitas ASN/Petugas penerima aduan kasus kekerasan terhadap perempuan.
“Semoga upaya ini, kita bersama untuk mencegah kekerasan terhadap perempuan, karena kasus cukup banyak terjadi. Sebisanya mungkin para ASN kita menjadi contoh bahwa kekerasan itu jangan sampai terjadi dimana saja terhadap siapa saja,” tutupnya.
Turut hadir dalam kegiatan, Plt Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Banjarmasin Helfian Noor, Kepala Bidang Perlindungan Perempuan DP3A kota Banjarmasin, Rusdiati, serta jajaran SKPD terkait.
(Kalimantanlive.com/Ilham)
Editor: Surya
m)







