Sementara diduga pelaku, Yusuf menyebut insialnya adalah U (25). Ia bukanlah lagi warga sana, melainkan telah pindah namun masih menggunakan domisili alamat tersebut.
“Jadi dia itu dulu tinggal disini. Namun sudah pindah, tapi masih menggunakan domisili disini,” katanya.
Namun begitu, Yusuf tak mengetahui pasti apa motif dan penyebab kejadian itu terjadi. Hingga kini pihaknya masih mencari data lebih lanjut untuk korban.
“Tidak sempat lihat lukanya dimana aja, saya tak bisa lihat darah. Namun saya sempat lihat korban tekapar. Saya juga telah informasikan ke pihak Polsek Banjarmasin Selatan (Polisi),” katanya.
“Namun kita sama belum tahu persis seperti apa kejadiannya, karena saya awalnya juga dapat info dari warga juga melalui telpon,” lanjut Ketua RT.
Dari informasi yang dihimpun sementara, indentitas korban diketahui atas nama Mandarin.
(Kalimantanlive.com/Ilham)
Editor: Surya







