KALIMANTANLIVE.COM – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) telah merilis Peringatan Dini cuaca ekstrem untuk 16 wilayah di Indonesia, termasuk Kalimantan Tengah, Jumat (23/6/2023).
Dilansir dari BMKG, cuaca Kalimantan Tengah berpotensi hujan yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang.
Sementara Kalimantan Selatan tidak masuk dalam peringatan dini BMKG dan cuaca hari ini dominan cerah berawan.
# Baca Juga :16 Wilayah Waspada Cuaca Ekstrem Kamis 22 Juni 2023, BMKG: Kalsel Cerah, Kalteng Hujan Lebat dan Petir
# Baca Juga :Peringatan Dini BMKG Rabu 21 Juni 2023: 18 Wilayah Termasuk Kalimantan Selatan Waspada Cuaca Ekstrem
# Baca Juga :Peringatan Dini BMKG Selasa 20 Juni 2023, BMKG: 19 Wilayah Bercuaca Ekstrem Termasuk Kalimantan Selatan
# Baca Juga :22 Wilayah Waspada Cuaca Ekstrem Hujan Lebat, Cek Peringatan Dini BMKG Besok Senin 19 Juni 2023
BMKG mengatakan, bibit 92W terpantau berada di Laut Filipina sebelah timur Filipina, dengan kecepatan angin maksimum 15 knots, dan tekanan udara minimum 1009.4 mb.
Bibit 92W bergerak ke arah Timur Laut menjauhi wilayah Indonesia dengan potensi untuk tumbuh menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan berada dalam kategori Rendah.
Bibit ini membentuk daerah perlambatan kecepatan angin (konvergensi) memanjang dan daerah pertemuan angin (konfluensi) dari Samudra Pasifik Timur Filipina hingga Pesisir Timur Filipina.
Sirkulasi siklonik terpantau di Samudra Pasifik Timur Laut Papua yang membentuk daerah perlambatan kecepatan angin (konvergensi) memanjang di Samudra Pasifik Timur Laut Papua serta daerah pertemuan angin (konfluensi) di Samudra Pasifik Timur Filipina, dan Samudra Pasifik Utara Papua.
Daerah perlambatan kecepatan angin (konvergensi) terpantau memanjang di Laut Cina Selatan, dari pesisir barat Sumatra Barat hingga Aceh, dari Samudra Pasifik Timur Filipina hingga Filipina Bagian Tengah, dari dari Pulau Seram hingga Sulawesi Utara, dan dari Papua Tengah hingga Papua Bagian Utara.
Serta daerah pertemuan angin (konfluensi) di Laut Cina Selatan, Laut Banda, Laut Flores hingga Laut Jawa, Samudra Hindia Selatan Bali hingga Barat Daya Lampung, dan dari Laut Arafuru hingga Laut Aru.
Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar sirkulasi siklonik dan di sepanjang daerah bibit siklon/konvergensi/konfluensi tersebut.
Wilayah yang berpotensi hujan yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang:
Kalimantan Tengah
Wilayah yang berpotensi angin kencang:
Sulawesi Barat.
Wilayah yang berpotensi hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang:
Aceh
Sumatera Utara
Sumatera Barat
Riau
Bengkulu
Jambi
Sumatera Selatan
Lampung
Banten
Jawa Barat
Kalimantan Barat
Kalimantan Utara
Kalimantan Timur
Sulawesi Utara
Gorontalo
Sulawesi Tengah
Sulawesi Tenggara
Maluku Utara
Maluku
Papua Barat
Papua
editor : NMD
Sumber : Kalimantanlive.com/bmkg.go.id






