Abdul Hadi juga meminta kepada seluruh stakeholder yang terkait untuk memperkuat pencegahan Karhutla.
“Lakukan pemetaan wilayah-wilayah rawan Karhutla. Pantau terus keberadaan dan potensi-potensi titik api, baik melalui aplikasi maupun patroli langsung ke lapangan. Cepat laporkan apabila ada hotspot terdeteksi. Kalau perlu bikin posko untuk memantau maupun menerima laporan masyarakat terkait keberadaan titik api,” ucapnya.
Ia juga menyarankan untuk mengadakan kampanye atau sosialisasi secara terus-menerus kepada masyarakat untuk mendorong kesadaran masyarakat tentang Karhutla.
“Sebarluaskan informasi dan dorong kesadaran masyarakat melalui media sosial maupun media-media lain yang mampu menjangkau masyarakat. Ajak dan upayakan agar masyarakat juga peduli terhadap ini. Kalau masyarakat peduli dan aktif berpartisipasi, insya allah monitoring kita akan lebih mudah dan lebih terbantu,” ujarnya.
Pada akhir apel ini juga dilakukan simulasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan dari pasukan gabungan.
(Kalimantanlive.con/Kamil)
Editor: Surya









