Hasil Survei, Kemenparekraf RI Ingin Kain Sasirangan Banjarbaru Gunakan Warna Alam

BANJARBARU, KALIMANTANLIVE.COM – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ata Kemenparekraf RI melakukan survei pelaku usaha, yang merupakan rangkaian kegiatan dari inkubasi perajin kain sasirangan di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

Ketua Pokja Kriyawastra Kemenparekraf RI, Dedi, yang melakukan survei langsung, mengungkapkan kualitas kain sasirangan di Banjarbaru sudah ada peningkatan.

# Baca Juga :Pemkot Banjarbaru Terbaik Pertama dalam Penyaluran KUR dan Pemanfaatan SIKP di Kalsel

# Baca Juga :Produksi Pertanian Bangkal Meningkat Signifikan, Wakil Wali Kota Banjarbaru Gelar Panen Raya

# Baca Juga :Peringatan HANI 2023: Akselerasi War on Drugs Menuju Banjarbaru Bersih dari Narkoba

# Baca Juga :Karhutla di Banjarbaru Sudah Hanguskan 93,7 Hektare Lahan, BPBD Kalsel: Bandara Terdampak Cukup Parah

“Secara warna dan motif sudah ada peningkatan, harapan kami sesuai dengan trend saat ini kita arahkan kain sasirangan ini menggunakan warna alam, dan bisa jadi trend baru di Banjarbaru dan Kalsel,” katanya saat melakukan survei di Dekranasda Creative Hub, Mess L Banjarbaru, Selasa (27/06/2023).

Dedi berharap, para perajin yang akan mengikuti program inkubasi, bisa mendapatkan ilmu dan wawasan baru.

“Harapan kami para perajin setelah mengikuti inkubasi, bisa mendapatkan ilmu, menambah wawasan, naik level, dan juga memberikan dampak positif di sekitarnya,” imbuhnya.

Program inkubasi perajin kain sasirangan di Banjarbaru merupakan inisiatif dari Kemenparekraf RI yang bertujuan untuk memberikan pendampingan dan pelatihan kepada perajin kain sasirangan. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan keterampilan para perajin serta memperluas pasar dan jaringan distribusi untuk produk kain sasirangan.

Selain peningkatan kualitas dan akses pasar, program inkubasi juga memberikan dampak positif dalam aspek ekonomi. Para perajin diharapkan mampu meningkatkan harga jual produk mereka dan memperoleh pendapatan yang lebih baik, yang pada akhirnya memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan dan keberlanjutan usaha mereka.

Untuk diketahui, program inkubasi perajin kain sasirangan direncanakan bergulir pada awal bulan Agustus 2023.(mediacenter.banjarbarukota.go.id)

editor : NMD