Masuk Selokan di Bekasi
Seekor sapi kurban mengamuk hingga masuk ke selokan di Jalan Musholah RT 01/ RW 08 Nomor 2, Kelurahan Jatimurni, Kecamatan Pondok Melati, Kota Bekasi, Rabu (28/6/2023).
Tim Rescue Pleton B Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bekasi Eko Uban mengatakan, sapi tersebut mengamuk saat baru turun dari truk pengangkut hewan kurban yang datang dari Semarang, Jawa Tengah.
“Jadi sapi tersebut turun dari truk pengangkut hewan kurban, mobil pengangkut hewan itu posisinya mau mundur. Informasinya hewan kurban itu didatangkan dari wilayah Semarang, Jawa Tengah,” kata kata Eko Uban, saat dikonfirmasi, Rabu.
Dugaan sementara, sapi mengalami kondisi stres karena perjalanan jauh dari Semarang ke Kota Bekasi.
“Diduga (sapi) stres (karena perjalanan jauh) terus pas mau diturunin ngamuk, kejebur ke gorong-gorong,” kata dia.
Petugas Damkar Kota Bekasi menurunkan enam orang petugas untuk mengevakuasi sapi dengan berat 350 kilogram tersebut.
Damkar Kota Bekasi mengangkut sapi tersebut menggunakan mobile crane.
Di Tanjung Priok Masuk Got
Seekor sapi yang sudah disiapkan untuk di kurban lepas dari ikatan. Akibatnya, sapi tersebut terperosok ke dalam got, di Jalan Warakas IX, 007/011, Kelurahan Warakas, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (28/6/2023) malam.
“Menurut informasi, sapi diikat di tiang pinggir jalan. Lalu, hewan tersebut terperosok ke saluran air dan tidak bisa naik,” tulis keterangan akun @humasjakfire, Kamis (29/6/2023).
Pengurus panitia qurban setempat lantas menghubungi petugas penyelamat Sektor Tanjung Priok, Jakarta Utara untuk meminta bantuan penanganan. Sebanyak 1 unit dengan 4 personel dikerahkan menuju lokasi.
“Evakuasi mulai berlangsung pukul 21.05 WIB (28/6) bekerja sama dengan warga sekitar menggunakan tripod pulley system. Sapi diikat tali agar memudahkan proses penarikan dari selokan menuju permukaan tanah,” lanjutnya.
Beberapa saat kemudian, petugas berhasil mengevakuasi sapi malang tersebut. Kondisi sapi masih dinyatakan aman dan saat ini telah diawasi oleh panitia pemotongan hewan qurban setempat.
Editor : NMD
Sumber : Kalimantanlive.com/berbagai sumber







