Adapun secara keseluruhan realisasi belanja pada APBD TA 2022 sebesar Rp 1.543.299.817.750,85 atau sebesar 87,65 persen dan pembiayaan yakni penerimaan daerah sebesar 243.377.103.948,59 yang merupakan total penggunaan Silpa tahun 2021 dan pinjaman dalam negeri.
Kemudian pengeluaran daerah sebesar Rp 18.000.000.000 yang merupakan penyertaan modal pemerintah daerah kepada Bank Kalsel dan PT Air Minum Tabalong Bersinar (AMTB).
“Sisa lebih pembiayaan anggaran (Silpa) tahun anggaran 2022 sebesar Rp 495.378.796.680,86,” ungkapnya.
Menurutnya, adanya Silpa pada 2022 disebabkan karena realisasi pendapatan sebesar 119,24 persen yang berarti hal tersebut melampaui target pendapatan pada APBD 2022 sebesar 19,24 persen.
Hal itu juga yang menjadikan Tabalong memperoleh penghargaan APBD Award tahun 2023 dari Menteri Dalam Negeri RI untuk kategori realisasi pendapatan daerah tertinggi tahun anggaran 2022.
Ditambahkannya, masuknya dana-dana transfer dari pusat di akhir tahun 2022 serta efesiensi belanja pada TA 2022 dengan presentase sebesar 12,35 persen.







