Sementara Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Banjar Warsita mengatakan, untuk titik rawan karhutla sudah ditemukan 9 titik dan sudah dikendalikan.
“Sudah kita kendalikan semua, ada di sekitar bandara di Banjarbaru, Cindaialus, Martapura Barat, Martapura Timur dan Astambul,” jelas Warsita.
BACA JUGA:
Pemprov Kalsel Segera Lakukan Teknologi Modifikasi Cuaca 12 Hari Hadapi Musim Kemarau
Komandan Kodim 1006 Banjar Letkon Kav Zulkifer Sembiring mengatakan, untuk mitigasi yang dilakukan TNI di wilayah Kabupaten Banjar dan Banjarbaru melakukan koordinasi melekat dengan pihak terkait. Seperti BPBD, Polres Banjar dan Banjarbaru dan Satpol PP.
“Kami melaksanakan kegiatan-kegiatan secara terpadu, namun untuk Kodim setiap harinya kami menyiapkan satu setingkat peleton, kemudian di koramil-koramil memantau titik api di aplikasi Si Pongi, disitu setiap pagi dan sore Danramil dan Babinsa selalu mengecek aplikasi tersebut, jika ada titik api segera dilaksanakan pemadaman bekerjasama dengan unsur-unsur yang berkepentingan,” ucap Dandim.
Apel ini diikuti TNI/Polri, Satpol PP, Manggala Agni, Tagana, TRC 119, Masyarakat Peduli Api dan lainnya.
Kalimantanlive.com/Nabila
Editor : elpian







