KALIMANTANLIVE.COM – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan Dini cuaca ekstrem untuk 28 wilayah di Indonesia, termasuk Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah, Senin (3/7/2023).
Dilansir dari lama resmi BMKG, provinsi bertetangga Kalimantan Selatan (Kalsel) dan Kalimantan Tengah (Kalteng) berpotensi turun hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang.
Begitu juga Kalimantan Utara (Kaltara) dan Kalimantan Timur (Kaltim) berpotensi turun hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang.
# Baca Juga :Peringatan Dini Sabtu 1 Juli 2023, BMKG: Kalimantan Selatan Berpotensi Hujan Petir dan Angin Kencang
# Baca Juga :21 Wilayah Waspada Cuaca Ekstrem Jumat 30 Juni 2023, BMKG: Kalsel, DKI Jakarta, Yogyakarta Hujan Petir
# Baca Juga :Info Cuaca Kamis 29 Juni 2023, BMKG: Kalsel dan 18 Provinsi Waspada Hujan Lebat & Angin Kencang
# Baca Juga :24 Wilayah Dilanda Cuaca Ekstrem Hujan Lebat Rabu 28 Juni 2023, BMKG: Kalimantan Selatan Waspada Asap
Menurut BMKG, sirkulasi Siklonik terpantau berada di Kalimantan Tengah Bagian Utara, dan Samudra Hindia Barat Bengkulu.
Penyebab Hujan
Kondisi ini menurut BMKG, membentuk daerah konvergensi memanjang dari Selat Makassar hingga Pesisir Timur Kalimantan Timur, dan dari pesisir Barat Bengkulu hingga Samudra Hindia barat Bengkulu.
Daerah perlambatan kecepatan angin (konvergensi) terpantau memanjang dari Laut Andaman hingga Pesisir Timur Thailand, dari Samudra Pasifik Timur Filipina hingga Filipina Bagian Selatan, di Laut Cina Selatan.
Dari Selat Karimata hingga Kep. Riau, dari Laut Cina Selatan hingga Sabah, dari Selat Karimata hingga Kalimantan Selatan, dari Samudra Hindia Selatan Jawa Timur hingga Jawa Timur, dari Laut Sulawesi hingga Selat Makassar, dari Laut Arafuru hingga Pulau Timor, dan dari Papua Tengah hingga Teluk Cendrawasih.
Serta daerah pertemuan angin (konfluensi) di Laut Cina Selatan, Laut Banda, Laut Flores hingga Laut Jawa, Samudra Hindia Selatan NTT hingga Barat Daya Lampung, Samudra Hindia Barat Sumatra Barat hingga Aceh, dan dari Laut Arafuru hingga Laut Aru.
Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sepanjang daerah konvergensi/konfluensi tersebut.
Wilayah yang berpotensi hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang:
Kalimantan Selatan
Kalimantan Tengah
Kalimantan Utara
Kalimantan Timur
Aceh
Sumatera Utara
Riau
Bengkulu
Jambi
Sumatera Selatan
Kep. Bangka Belitung
Lampung
Banten
Jawa Barat
Jawa Timur
Bali
Nusa Tenggara Barat
Nusa Tenggara Timur
Sulawesi Utara
Gorontalo
Sulawesi Tengah
Sulawesi Barat
Sulawesi Selatan
Sulawesi Tenggara
Maluku Utara
Maluku
Papua Barat
Papua
Wilayah yang berpotensi hujan yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang:
Sumatera Barat
Kep. Riau
Jawa Tengah
Yogyakarta
Kalimantan Barat.
editor : NMD
Sumber : Kalimantanlive.com/bmkg.go.id








