Tiga program prioritas itu sendiri, yang terealisasi hingga saat ini diantaranya, revitalisasi sungai, melahirkan wirausaha baru berbasis UMKM, dan pelayanan cepat dan mudah melalui program Smart City Banjarmasin.
“Untuk revitalisasi sungai, pemerintah berupaya menjaga sungai tetap terbuka dan tidak ditutup agar dapat berfungsi sebagai pariwisata, alat transportasi, dan pengendali banjir,” ujarnya.
Hal itu sebagai upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas lingkungan dengan mengurangi pencemaran dan kerusakan sungai.
Kemudian melalui program wirausaha baru berbasis UMKM, Pemko Banjarmasin berhasil melahirkan 3000 lebih wirausaha baru. Dimana 100 diantaranya sudah termasuk dalam program awal inkubator dan siap untuk beradaptasi ekspor.
Terakhir, Ibnu mengatakan, bahwa Pemko Banjarmasin telah berupaya memberikan pelayanan cepat dan mudah mudah melalui program Banjarmasin Smart City.







