RDP dengan Komisi II DPRD Provinsi, Bank Kalsel Siap Berkolaborasi Sejahterahkan Petani Lokal

“Kita membeli gabah dari petani dan dikemas, dan selanjutnya kita jual. Ini salah satu upaya kita dalam meningkatkan PAD dan menekan inflasi agar stok pangan dapat tercukupi,” kata Bayu.

Sementara, Ketua Komisi II DPRD Kalsel, Imam Supastowo menyebut bahwa ini merupakan kesempatan yang bagus agar para petani tidak kecewa dengan harga.

BACA JUGA:
Sambangi Warga Gang Indrapura II Banjarmasin, UPZ Bank Kalsel Serahkan Bantuan Korban Kebakaran

“Pemerintah menetapkan harga gabah 4.500. Bangun Banua berani membeli dengan harga 6.000. Sehingga petani yang awalnya menyimpan gabahnya, itu bisa dijual, karena harga memadai,” jelasnya.

Ia berharap Bangun Banua ke depannya tidak hanya membeli gabah, tetapi juga bisa mengemas.

“Menjual hasil pertanian ini dalam bentuk kemasan,” tutupnya. (*/ADV)

Kalimantanlive.com/eep
Editor : elpian