“Hal itu mengingat tantangan yang dihadapi saat ini dan ancaman yang harus di antisipasi di masa mendatang,” ujarnya.
Politisi senior Kalsel dari Partai Golkar itu juga mengaku bangga bisa ikut terliba dalam proses SSDN Lemhanas RI dan DPRD Kalsel dijadikan tempat pembelajaran para calon pimpinan nasional.
BACA JUGA:
H Supian HK Lantik Susan dan Fahruri menjadi Anggota DPRD Kalsel Pengganti Antar Waktu, Ini Pesannya
“Kami berharap keterlibatan kami dalam proses ini membawa manfaat positif bagi peserta SSDN PPSA XXIV. Kami sangat senang karena bisa berinteraksi dengan sdm-sdm terbaik bangsa ini, khususnya di institusi TNI dan Polri, bisa saling berdiskusi, bertukar pendapat, bertukar gagasan untuk kemajuan bangsa dan negara,” ujarnya.
Ketua DPRD Kalsel juga mengingatkan sebagaimana diketahui, pada 2024 mendatang akan memasuki tahun politik, Pemilu Legislatif dan Pemilihan Presiden, dan saat ini tahapan-tahapannya sudah dimulai.
Pada November 2024, lanjut Supian HK, ada pemilihan kepala daerah tingkat provinsi dan kabupaten dan kota. Pada masa-masa ini, pesannya, penting untuk menjaga stabilitas politik, mengingat selama kontestasi, potensi konflik di masyarakat akan meningkat.
“Tugas kita adalah memastikan perpecahan tidak terjadi. Teman-teman di TNI, Polri,dan ASN harus menjaga netralitas. Semua kita harus mengirimkan pesan bahwa perbedaan pilihan tidak boleh merenggangkan ikatan kita sebagai anak bangsa,” ujarnya.







