Fakta Tanker SPOB Ratu Yamani Terbakar di Perairan Taboneo, Bermuatan Ribuan Ton BBM hingga Suara Ledakan

“Kami melakukan intercept dengan KRI Escolar 871 terhadap 2 crew Kapal SPOB Ratu Yamani yaitu Capten Kapal An. Amir Mahmud (Nahkoda) dan An. Guntur Susanto (KKM) untuk dibawa ke Dermaga SAR Basirih dan 10 orang crew yang selamat lainnya menetap di kapal SPOB Ratu Yamani dengan kondisi kapal yang sudah aman,” Ujarnya.

Tepat pada pukul 00.10 Wita KN SAR Laksmana 241 sandar di dermaga SAR basirih Banjarmasin dan menyerahkan 2 crew Kapal SPOB Ratu Yamani ke KSOP Banjarmasin.

Keterangan dari Penerangan Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Banjarmasin menyebutkan awalnya SPOB Ratu Yamani bertolak dari Pelabuhan Pertamina Kotabaru Kalsel tujuan Depot Pertamina Banjarmasin dengan muatan Pertamax dan Pertalite sebanyak 5.000 Kiloliter pada Senin (10/7/2023).

Suara Ledakan

Sementara itu Komandan KRI Escolar-871 Mayor Laut (P) Achmad Muzakki mengatakan selama dalam perjalanan kapan tidak mengalami kendala.

“Selama dalam perjalanan hingga tiba di Anchor Area Perairan Tabaneo Kalsel tidak mengalami kendala,” kata Komandan KRI Escolar-871 Mayor Laut (P) Achmad Muzakki, Kamis (13/7/2023).

Namun pada Rabu sekitar pukul 15.45 Wita, nampak asap pada bagian haluan kapal disertai tiga kali suara ledakan. Sebagian ABK SPOB Ratu Yamani melompat ke laut untuk menyelamatkan diri.

“Kapten SPOB Ratu Yamani meminta bantuan kepada kapal-kapal yang ada di sekitar menggunakan radio, dan hal tersebut terpantau oleh KRI Escolar-871 yang sedang melaksanakan patroli keamanan laut dalam rangka Operasi Marga Baruna-23,” ujarnya.

Editor : NMD
Sumber : Kalimantanlive.com/berbagai sumber