Intip Fasilitas Terbaru Embarkasi Palembang, Jemaah Didorong Pakai Kursi Roda dan Digendong

“Selain membentuk satuan tugas tersebut, embarkasi Palembang juga membentuk fast track layanan lansia, layanan fast track kita siapkan untuk lansia,” ujarnya.

Menurutnya, jemaah lansia tinggal duduk manis di kursi, seluruh proses kesehatan dan dokumen, pengurusan living cost didahulukan, mereka tidak lama menunggu untuk layanan penerimaan dan kesehatan.

“Jadi, begitu turun dari bis yang membawanya dari daerah asal, jemaah langsung diangkat dan digendong ke kursi roda, dokumen dan kesehatannya langsung diproses, tas, dan bagasinya langsung diurus petugas fast track tersebut,” terangnya.

“Jadi mereka tidak harus menunggu pemeriksaan kesehatan dan dokumen yang lama, bila ada proses pemeriksaan kesehatan yang menyita waktu lama, kita sudah koordinasi dengan petugas kesehatan agar jemaah ini istirahat dahulu,” tambahnya.

Selain itu, Armet menambahkan, saat keberangkatan dimaksimalkan layanannya hingga sampai bandara. “Kita koordinasikan dengan pihak maskapai Saudia Arabia, kita laporkan jumlah jemaah kursi roda, yang butuh layanan khusus sekian,” katanya.

Total jemaah Debarkasi Palembang sebanyak 7.242 orang tergabung dalam 24 kloter, 3 kloter embarkasi antara Provinsi Bangka Belitung. Mereka hanya transit di bandara lalu pindah pesawat, dan tidak masuk asrama haji Palembang.

(Kalimantanlive.com/Kemenag.co.id).