“Jadi kami fokus pada bagian dalam terkait lantai yang dipasang keramik bermotif, perbaikan panggung, dan pembangunan pilar atau istilahnya islamic gate disisi kiri dan kanan,” katanya.
Eko juga mengungkapkan, pengerjaan revitalisasi selama dua bulan mengingat penganggaran masuk pada perubahan yang disahkan pada Oktober 2023 mendatang.
Adapun nominal anggaran yang dibutuhkan secara keseluruhan sebesar Rp 10 miliar dari APBD perubahan.
Tidak hanya itu, atas permintaan Bupati Tabalong, Anang Syakhfiani bahwa Tanjung Expo Center dapat diselesaikan sebelum peringatan HUT Tabalong.
“Expo center ini akan dimanfaatkan untuk pameran diakhir tahun terkait ulang tahun kabupaten yang biasanya dilaksanakan diawal Desember. Jadi kita punya waktu efektif cuma dua bulan,” ungkapnya.
Ditambahkannya, pihaknya optimis dengan waktu dua bulan tersebut pengerjaan dapat selesai dengan catatan mendapatkan tander yang kompeten mulai dari kelengkapan peralatan hingga teknis.







