FAKTA-Fakta Kebakaran Kantor Bawaslu Palangkaraya, dari Isu Sabotase hingga Suara Ladakan

PALANGKARAYA, KALIMANTANLIVE.COM – Si Jago Merah melalap kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Palangkaraya di Jalan Tjilik Riwut, Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Kamis (20/7/2023) pukul 04.45 WIB. Polresta Palangkaraya hingga saat ini masih menyelidiki penyebab kebakaran tersebut.

“Penyelidikan untuk mencari tahu penyebab asal terjadinya kebakaran tersebut,” kata Kasat Reskrim Polresta Palangkaraya Kompol Ronny M Nababan, Kamis (20/7/2023).

Saat ini kantor yang terbakar sudah diberi garis polisi, agar lokasi bangunan yang terbakar tidak dirusak sebelum dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

# Baca Juga :UPZ Bank Kalsel Serahkan Bantuan kepada 18 KK Korban Kebakaran di Gang Simpang Pilot Banjarmasin

# Baca Juga :Sambangi Warga Gang Indrapura II Banjarmasin, UPZ Bank Kalsel Serahkan Bantuan Korban Kebakaran

# Baca Juga :UPZ Bank Kalsel Gerak Cepat Bantu 20 KK Korban Kebakaran di Jalan Rawasari Banjarmasin

# Baca Juga :Hadapi Bencana Kebakaran Hutan, Pemprov Kalsel Siapkan Sarana Komunikasi Radio Repeater

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran kantor Bawaslu Palangkaraya. Pihak kepolisian akan meminta keterangan sejumlah saksi mata yang mengetahui persis kejadian tersebut.

Sementara itu, berdasarkan kesaksian Teguh Satpam kantor Bawaslu Kota Palangkaraya tersebut pada saat itu dirinya menjaga kantor Bawaslu hanya seorang diri.

Sekitar pukul 04.45 WIB dirinya melihat api muncul dari bangunan gudang bagian belakang yang di dalamnya terdapat genset beserta bahan bakarnya.

“Saat itu saya sendirian, kemudian tidak lama datang salah satu rekan saya untuk membantu memadamkan api namun api terus membesar,” katanya.

Tersisa Dinding

Api yang cepat membesar meluluhlantakkan bangunan Bawaslu Kota Palangkaraya. Meski api berhasil dipadamkan petugas pemadam kebakaran, kantor Bawaslu Kota Palangkaraya hanya menyisakan puing-puing bangunan.

Hanya tersisa sebagian dinding yang sudah dalam kondisi hangus dan hancur.

Muncul dugaan kebakaran Kantor Bawaslu Palangkaraya ini disebabkan adanya sabotase dan isu ini berkembang di media sosial pasca terjadinya kebakaran.

Sementara itu Ketua Bawaslu Palangkaraya Endrawati mengatakan, pihaknya belum bisa menyimpulkan terkait peristiwa kebakaran itu, apakah karena adanya sabotase ataukah karena hal lain.

Endrawati mengatakan, berdasar informasi yang diperolehnya, api bersumber dari bagian belakang Kantor Bawaslu Palangkaraya.

Mengenai dokumen-dokumen penting yang ikut terbakar, dia menyatakan sedang dalam pendataan.

Kepada pers di lokasi kebakaran, Kamis (20/7/2023), Endrawati mengungkapkan mengetahui kantornya terbakar saat menerima telepon dari jajarannya setelah Salat Subuh.

“Bendahara Bawaslu Kota Palangkaraya menginformasikan di grup WhatsApp bahwa terjadi kebakaran di kantor,” ujarnya, Kamis (20/7/2023).

Pasca kebakaran, Endrawati beserta anggota dan para staf Bawaslu melakukan inventarisasi dampak kebakaran tersebut

Menurut Endrawati, saat kejadian bendahara Bawaslu datang ke kantor untuk mengambil uang kegiatan.

Namun begitu bendahara itu tiba di lokasi, kantor sudah dalam kondisi terbakar.

“Jadi belum diketahui pasti apa penyebabnya kebakaran tersebut, yang jelas bendahara itu datang ke kantor untuk mengambil uang di brankas, karena memang kita hari ini ada kegiatan,” ucapnya.