Usai Kecelakaan KA Brantas Vs Truk Trailer, Kemenhub Catat 3 Kecelakaan yang Libatkan Kereta dalam Sehari

KALIMANTANLIVE.COM – Setelah Kereta Api (KA) Brantas jurusan Jakarta-Blitar menabrak satu unit truk trailer di jembatan Jalan Madukoro, Semarang, Jawa Tengah, Selasa (18/7/2023) sekitar pukul 19.15 WIB. Kecelakaan itu mengakibatkan api berkobar yang diduga berasal dari truk.

Truk trailer yang tak membawa kontainer itu sampai terseret sekitar 50 meter dari perlintasan. Belum diketahui apakah ada korban dalam insiden ini.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) pun mencatat adanya 3 kecelakaan yang melibatkan kereta api. Kecelakaan tersebut terjadi pada hari yang sama.

# Baca Juga :288 Orang Tewas, Kecelakaan Kereta Api di Odisha India Jadi Tragedi Mematikan di Dunia

# Baca Juga :Kasat Narkoba Polres Jaktim Tewas Tertabrak Kereta Api di Jatinegara, Beru Bertugas 2 Pekan

# Baca Juga :Pemprov Kalsel dapat Tawaran dari Investor Dubai Bangun Kereta Api Gantung Senilai Rp15 Triliun

# Baca Juga :Wacana Transportasi Kereta Api Mencuat Lagi di Kalsel, Kemenhub Bakal Fasilitasi

“Kementerian Perhubungan turut prihatin atas kecelakaan/insiden yang terjadi di Kisaran, Tanjungkarang dan Semarang pada Selasa (18/07) pukul 10.00 WIB, 15.10 WIB dan 19.32 WIB,” kata Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati, Rabu (19/7/2023).

Adapun insiden di Kisaran terjadi antara kendaraan mini bus yang menerobos perlintasan di KM 02+800 Jl KH Agus Salim Lk V Kec Selawan, Kecamatan Kisaran Timur, Kabupaten Asahan dengan KA Sri Bilah Utama.

BACA JUGA: Satu Orang Loncat dari Kereta Api Saat Tabrakan dengan Truk Trailer di Semarang

Sementara insiden di Tanjungkarang melibatkan mobil truk bermuatan tebu dengan KA Kuala Stabas di perlintasan liar tanpa palang pintu pada km 81+0/1 petak jalan antara Blambangan Pagar-Kalibalangan.

“Sedangkan insiden di Semarang melibatkan truk mogok bermuatan kosongan alat berat dengan KA Brantas relasi Blitar-Pasar Senen,” katanya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari tim lapangan, terdapat 1 korban jiwa meninggal dunia pada kejadian di Kisaran. Sementara, untuk insiden di Tanjung Karang dan Semarang tidak ada korban jiwa.

Adita mengatakan, saat ini Kemenhub tengah berkoordinasi untuk penanganan lebih lanjut untuk tiga insiden tersebut. Direktur Jenderal Perkeretaapian dijadwalkan akan ke Semarang untuk melakukan pengecekan lokasi kejadian.

“Saat ini Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) terus berkoordinasi dengan tim terkait guna penanganan lebih lanjut insiden di ketiga titik tersebut. Direktur Jenderal Perkeretaapian akan berangkat ke Semarang guna pengecekan langsung di lokasi kejadian siang ini,” jelasnya.

“Kementerian Perhubungan terus berkomitmen untuk meningkatkan keselamatan pada perlintasan sebidang dengan melakukan koordinasi dan sinkronisasi peran pemerintah dengan berbagai pihak stakeholder, upaya sosialisasi kepada masyarakat, penertiban, serta pembangunan perlintasan tidak sebidang sebagai alternatif akses warga,” sambungnya.

Editor : NMD
Sumber : Kalimantanlive.com/berbagai sumber