Kata Rusdi Hartono, tahun ini yang mendapat program restocking atau penebaran ikan yakni Tanah Laut, Hulu Sungai Selatan dan Tapin.
“Itu juga berdasarkan proposal dari kabupaten atau kelompok yang memohon bantuan. Insya Allah tahun ini akan kembali kita realisasikan. Mudah-mudahan tahun depan bisa kita tingkatkan voluemnya,” jelas Rusdi Hartono.
BACA JUGA:
Hasil Komisi II DPRD Kalsel Monitoring UPPD Samsat Handil Bakti, Tempatnya Terlalu Sempit
Kepala DKP Kalsel Rusdi Hartono meyatakan program lain yang jadi prioritas di 2024 yakni penanaman kembali mangrove di kawasan pesisir kritis akibat aktivitas masyarakat dan perusahaan.
“Alhamdulillah tahun ini kurang lebih 50 hektare telah ditanam di Tanah Laut, Tanah Bumbu dan Kotabaru untuk memperbaiki lingkungan pesisir,” katanya.
Dia menyebutkan, program penanaman mangrove di kawasan pesisir akan dilanjutkan pada tahun 2024.
“Insya Allah, penanaman mangrove akan dilanjutkan pada 2024 karena kondisi mangrove kita yang kritis sangat besar kurang lebih 20 ribu hektare. Kemampuan kita saat ini sekitar 50 haktare per tahun,” ujarnya.










