KALIMANTANLIVE.COM – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini cuaca untuk 13 wilayah, termasuk Kalimantan Selatan (Kalsel), Selasa (25/7/2023).
Dilansir dari BMKG, cuaca di Kalsel hari ini berpotensi cerah berawan sepanjang siang hingga malam hari.
Sementara itu, 13 wilayah lainnya di Indonesia berpotensi hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang.
# Baca Juga :Cek Kondisi Cuaca Hari Ini Senin 24 Juli 2023, BMKG: Jakarta, Bandung dan Banjarmasin Cerah Berawan
# Baca Juga :Peringatan Dini 12 Wilayah di Tanah Air Sabtu 22 Juli 2023, BMKG: Kalimantan Selatan Cerah Berawan
# Baca Juga :14 Wilayah Waspada Cuaca Ekstrem Jumat 21 Juli 2023, BMKG: Kalimantan Selatan Hujan Petir
# Baca Juga :Peringatan Dini Kamis 20 Juli 2023, BMKG: Cuaca Ekstrem Hujan Lebat di 15 Wilayah, Termasuk Kalsel
BMKG mengatakan, siklon Tropis Doksuri terpantau di perairan timur Filipina dengan kecepatan angin maksimum 75 knot (135 km/jam) dan tekanan udara minimum 965 hPa yang bergerak ke arah barat barat laut.
Intensitas siklon tropis tersebut, kata BMKG, diprakirakan menguat dalam 24 jam ke depan.
Sistem tersebut menginduksi peningkatan kecepatan angin >25 knot (low level jet) yang memanjang di Filipina bagian tengah, perairan utara Sulawesi Utara – Maluku Utara dan perairan timur Filipina serta daerah perlambatan kecepatan angin (konvergensi) memanjang dari Laut Sulu hingga Filipina.
Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan, kecepatan angin, dan ketinggian gelombang laut di sekitar wilayah siklon tropis dan di sepanjang daerah low level jet serta konvergensi tersebut.
Sirkulasi siklonik terpantau di perairan barat Bengkulu yang membentuk daerah konvergensi memanjang di Kep.Bangka Belitung.
Daerah Perlambatan Kecepatan Angin (Konvergensi) terpantau memanjang dari Aceh hingga Sumatera Utara, dari perairan selatan Kalimantan Selatan hingga Kalimantan Tengah, di NTT, dari Teluk Bone hingga Selat Makassar, dari Sulawesi Tengah hingga Laut Sulawesi, di perairan utara Papua Barat dan di Papua.
Kondisi tersebut mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar sirkulasi siklonik dan di sepanjang daerah konvergensi tersebut.
Peningkatan Kecepatan Angin Permukaan > 25 knot terpantau di Maluku Utara, Maluku, Papua Barat dan Laut Seram, yang mampu meningkatkan ketinggian gelombang laut di wilayah perairan sekitarnya.
Wilayah yang berpotensi hujan lebat disertai kilat/petir dan angin kencang:
Aceh
Bengkulu
Jambi
Sumatera Selatan
Kep. Bangka Belitung
Lampung
DKI Jakarta
Sulawesi Utara
Sulawesi Tengah
Maluku Utara
Maluku
Papua Barat
Papua
Wilayah yang berpotensi hujan yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang:
Jawa Barat
Wilayah yang berpotensi angin kencang:
Bali
Nusa Tenggara Barat
Nusa Tenggara Timur.
editor : NMD
Sumber : Kalimantanlive.com/bmkg.go.id






