Sampah yang terkumpul setiap harinya dilakukan pemilahan kembali oleh pengelola dan di jual ke pihak pengepul.
Kemandirian pengelolaan sampah yang dilakukan Desa Rejosari selain berdampak pada pengurangan sampah yang masuk ke TPS, juga menjadi keuntungan bagi masyarakat.
Yaitu tambahan penghasilan atau dengan kata lain menjadi circular economy serta yang tak kalah penting adalah nilai edukasi bahwa sampah jika dikelola dengan bijak menjadi berkah.
Kalimantanlive.com/Desy
Editor : elpian







