BANJARBARU, KALIMANTANLIVE.COM – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan ( Pemprov Kalsel ) telah menerima Dana Alokasi Khusus (DAK) dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) dari Pemerintah Pusat untuk dipergunakan membangun sejumlah infrastruktur sekolah.
Menurut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalsel, Muhammadun, selain dari dana dari pusat, pihaknya juga dapat dana dari Anggaran Perubahan dan Belanja Daerah (APBD) Kalsel.
# Baca Juga :Gelar Workshop Layanan Sosial Dasar, Pemprov Kalsel Ingin Pengelolaan PAUD di Desa Makin Berkualitas
# Baca Juga :Pemprov Kalsel Terus Bina Petani Porang untuk Tingkatkan Kwalitas untuk Ekspor ke Jepang
# Baca Juga :Jelang Penilaian UGG, Pemprov Kalsel Upayakan Kesadaran Masyarakat Sekitar Geosite Geopark Meratus
# Baca Juga :Komisi IV Dukung Penuh Pemprov Kalsel Bangun Kembali Rumah Sakit Jiwa Tamban, tak Dimanfaatkan Sejak 2017 Silam
“Seluruh dana itu digunakan untuk membangun infrastruktrur pada Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di tahun 2023.
Dikatakan Muhammadun melalui Kepala Bidang Pembinaan SMK, Syamsuri, ditahun ini pihaknya akan melakukan peremajaan infrastruktur hingga pembangunan ruang kelas tambahan di sekolah yang ada di Kalsel.
“Peremajaan gedung sekolah hingga penambahan fasilitas pendidikan ini tersebar di seluruh kabupatem/kota yang ada di Kalsel,” ungkap Muhammadun ditemui di Banjarbaru, Selasa (25/7/2023).
Adapun untuk peremajaan SMK di Kalsel pada tahun 2023, lanjut dia, dana APBD digunakan sedikitnya 9 sekolah, sedangkan APBN sebanyak 22 sekolah.
“Dari APBD, kita ada pembangunan ruang kelas baru, infastruktur dan rehabilitasi gedung. Sedangkan DAK pusat, ada pembangunan ruang praktik, laboratorium, perpustakaan, dan ada beberapa rehab kelas yang rusak,” terangnya.
BACA JUGA:
Lebih jauh, Syamsuri mengatakan untuk pengerjaan dana APBD semua sudah selesai. Akan tetapi, untuk APBN masih dalam proses pengerjaan. Maka itu Muhammadun berharap semoga pembangunan ini cepat selesai.
“Dengan penambahan infrastruktur dan rehabilitasi ruang sekolah, para siswa dapat lebih nyaman belajar sehingga menghasilkan generasi yang cerdas dan siap memasuki pasar kerja, ataupun membuka peluang usaha sendiri,” pungkasnya.(diskominfomc.kalselprov.go.id)
editor : NMD










