“Kami ucapkan terimakasih sudah memberikan perhatian khusus membantu warga kami dengan melaksanakan bakti sosial di Kelurahan Pemurus Dalam ini, guna upaya pengetasan angka stunting di wilayah ini,” ujar Mariani.
Ditambahkan, Lurah Pemurus Dalam, Shelleya Dessesta mengatakan, bahwa angka stunting di lingkungan kerjanya itu, tercatat ada sekitar 75 orang anak.
“Dari data puskesmas pada tahun 2022 kemaren ada sekitar 75 orang, di tahun 2023 ini ada penurunan namun belum signifikan total sekitar 5 orang, jadi saat ini ada sekitar 70 orang,” jelasnya.
“Untuk itu, fokus kami juga tak lepas dari bantuan pihak terkait, seperti Dinas Kesehatan, Puskesmas setempat, dan para Kader Posyandu, bersama berkolaborasi. Untuk itu, diharapkan agar para balita yang ditetapkan stunting, bisa rajin memeriksakan kesehatan,” lanjut Shelleya Dessesta.
Ia berharap, kedepannya kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut, baik dari SKPD maupun dari luar, agar perhatian khusus tersebut bisa terus diberikan kepada para balita penderita stunting.
(Kalimantanlive.com/Ilham)
Editor: Surya







