Bentuk Tim Khusus Sistem Keamanan Siber, Bank Kalsel Jamin Keamanan dan Lindungi Data Nasabah

Sekadar diketahui, tidak pernah ganti PIN ATM, risikonya dapat terjadi pembobolan dana nasabah via mesin ATM maupun pembobolan via internet banking.

“Memang mengganti PIN itu awalnya tidak akan terasa nyaman karena harus mengingat PIN  baru. Namun hal ini lebih baik ketimbang menggunakan PIN dalam kurun waktu yang cukup lama” jelas Darmansyah.

BACA JUGA:
UPZ Bank Kalsel Serahkan Bantuan kepada 18 KK Korban Kebakaran di Gang Simpang Pilot Banjarmasin

Disebutkan, dengan perkembangan teknologi modus penipuan dan penawaran jasa keuangan ilegal pun semakin bervariatif termasuk kejahatan digital.

Kejahatan digital yang tengah marak dikenal dengan social engineering atau Soceng adalah cara mengelabui memanipulasi pikiran korban untuk mendapatkan data pribadi atau akses yang diinginkan.

Soceng menggunakan teknik manipulasi psikologis untuk memengaruhi pikiran korban melalui berbagai cara dan media secara persuasif dengan cara membukat korban merasa senang atau panik sehingga tanpa sadar akan mengikuti instruksi pelaku.

Terdapat beberapa modus Soceng yang harus diwaspadai yakni: Phising, Pretexting, Baiting, Sniffing, termasuk Skimming dan Carding.