16 Wilayah Waspada Cuaca Ekstrem Selasa 1 Agustus 2023, BMKG: Kalteng Hujan Lebat dan Angin

Peringatan Dini Gelombang Tinggi

BMKG mengatakan, pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya bergerak dari Tenggara – Barat Daya dengan kecepatan angin berkisar 8 – 25 knot, sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan umumnya bergerak dari Timur – Tenggara dengan kecepatan 8 – 30 knot.

Kecepatan angin tertinggi terpantau di Perairan utara Sabang, Selat Sunda bagian selatan, Perairan selatan Banten – Jawa Barat, Laut Jawa bagian Barta, Laut Banda, dan Laut Arafuru.

Area Perairan dengan Gelombang Sedang (1.25 – 2.50 M)

Selat Malaka bagian Utara

Perairan Timur P. Simeulue

Perairan Timur Kep. Mentawai

Teluk Lampung bagian Selatan

Selat Sape bagian Selatan

Perairan P. Sawu – P. Rote – Kupang

Laut Sawu

Selat Ombai

Laut Natuna Utara

Perairan Kep. Anambas – Kep. Natuna

Perairan Timur Bintan – Lingga

Laut Natuna

Perairan Bangka – Belitung

Selat Karimata

Perairan Utara Madura – Kep. Kangean

Perairan Selatan Kalimantan

Laut Jawa

Perairan Kotabaru

Selat Makassar bagian Selatan

Laut Sumbawa

Laut Flores

Selat Sumba bagian Barat

Perairan Baubau – Kep. Wakatobi

Perairan Selatan Kep. Banggai – Kep. Sula

Perairan Kep. Sangihe – Kep. Talaud

Laut Maluku

Perairan Bitung – Kep. Sitaro

Samudra Pasifik Utara Halmahera

Laut Seram

Perairan Selatan P. Buru – P. Seram

Laut Banda

Perairan Kep. Sermata – Kep. Tanimbar

Perairan Kep. Kai – Kep. Aru

Laut Arafuru

Perairan Sorong bagian Selatan

Perairan Fakfak – Amamapare

Area Perairan dengan Gelombang Tinggi (2.50 – 4.0 M)

Perairan Utara Sabang

Perairan Barat Aceh hingga Kep. Mentawai

Perairan P. Enggano – Bengkulu

Perairan Barat Lampung

Samudra Hindia Barat Aceh – Kep. Enggano

Selat Sunda bagian Barat dan Selatan

Perairan Selatan P. Jawa hingga Ntb

Selat Bali, Lombok, Alas bagian Selatan

Samudra Hindia Selatan Jawa Barat – Sumba

Area Perairan dengan Gelombang Sangat Tinggi (4.0 – 6.0 M)

Samudra Hindia Barat Lampung

Imbauan BMKG

BMKG mengimbau agar masyarakat memperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran, seperti:

  • Perahu Nelayan (Kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 m)

  • Kapal Tongkang (Kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 m)

  • Kapal Ferry (Kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 m)

  • Kapal Ukuran Besar seperti Kapal Kargo/Kapal Pesiar (Kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 m)

Masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi diminta tetap selalu waspada.

editor : NMD
Sumber : Kalimantanlive.com/bmkg.go.id

Posting Terkait

Jangan Lewatkan