Pemprov Kalsel Dukung Kegiatan Pelatihan Satgas Lapangan yang Digelar Korem 101 Antasari

BANJARMASIN, KALIMANTANLIVE.COM – Bulan Agustus 2023 sudah memasuki musim kering dampak El Nino, diprediksi bencana yang bakal melanda Kalimantan Selatan (Kalsel) ini lebih panjang waktunya dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM Setda Provinsi Kalsel, Husnul Hatimah yang mewakili Gubernur Kalsel mengatakan, sudah ada 99 titik hotspot yang muncul dibeberapa tempat di Kalsel.

# Baca Juga :Pemprov Kalsel Gelar Festival Karya Tari Daerah Meriahkan Hari Jadinya yang Ke-73

# Baca Juga :Jateng Gelar Expo di Banjarmasin, Pemprov Kalsel dan Jateng Ingin UMKM Semakin Berkembang

# Baca Juga :Mengubah Kebiasaan Konsumsi Makanan Cepat Saji, Pemprov Kalsel Gencar Kenalkan Pangan Lokal

# Baca Juga :Layani Peserta KB di Perbatasan, Pemprov Kalsel Lakukan USG Ibu Hamil dan Edukasi Cegah Stunting

Untuk itu, jelas Husnul Hatimah, perlu dilakukan koordinasi sinergi dari berbagai tim, atau posko-posko yang ikut dalam pelatihan, agar jika terjadi sesuatu seperti kebakaran lahan mereka memiliki persiapan.

Pemprov Kalsel, jelas Husnul Hatimah, mendukungan adanya keseselarasan dengan visi misi Kalsel seperti Pelatihan Satgas Lapangan ini dengan tujuan menjaga kelestarian lingkungan hidup dan memperkuat ketahanan bencana.

“Alhamdulillah dilaksanakan apel siap siaga untuk pelaksanaan Posko Satu dan Lapangan Kesiapan dalam hal penanggulangan bencana karhutla,” ujar Husnul Hatimah di halaman Korem 101/Ant di Banjarmasin, Senin (31/7/2023).

Berdasar pada informasi perkembangan musim kemarau 2023 oleh BMKG, disebutkan wilayah-wilayah di Indonesia yang diprediksi memasuki musim kemarau pada bulan Agustus Tahun 2023 ada sembilan provinsi, salah satunya yakni wilayah Kalsel bagian selatan.

“Bulan Agustus inikan sudah memasuki musim kering El Nino yang cukup panjang, tadi sudah disampaikan bahwa sudah ada 99 titik hotspot yang sudah tampak dan juga ini dapat dilakukan koordinasi sinergi dari berbagai tim atau posko-posko yang ikut dalam pelatihan, agar jika terjadi sesuatu hal itu mereka memiliki persiapan,” tutur Husnul.

Adapun dukungan dari Pemprov Kalsel pada Pelatihan Satgas Lapangan, dengan mengikutkan Satuan Kerja Perangkat Daerah dan lembaga terkait untuk bergabung.

“Ini kita mengikutkan ada beberapa posko yang ada di provinsi seperti Dinas Sosial dengan Tagananya, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Dinas Kominfo dan BPBD, mereka terlibat di dalamnya sebagai bentuk kolaborasi,” tutupnya.(diskominfomc.kalselprov.go.id)

editor : NMD