Terungkap Motif Kakak Beradik Keroyok Seorang Pria di Kotabaru hingga Tewas, Pelaku Sakit Hati

KOTABARU, KALIMANTANLIVE.COM – Pihak kepolisian di Kotabaru, Kalimantan Selatan berhasil mengungkap motif kasus pengeroyokan yang terjadi di Desa Geronggang, Kecamatan Kelumpang Tengah, Kotabaru, Senin (31/7/2023).

Hal tersebut diungkapkan Kapolsek Kelumpang Tengah, AKP Shoqif Fabrian kepada awak media.

Menurut AKP Shoqif Fabrian, motif pengeroyokan yang mengakibatkan seorang tewas karena rasa sakit hati pelaku terhadap korban.

# Baca Juga :Diduga Pelaku Perkelahian di Kelayan Banjarmasin Serahkan Diri ke Polisi, Kondisinya Luka-Luka

# Baca Juga :Diduga Perkelahian, Seorang Pria Ditemukan Terkapar Tewas di Depan Kelurahan Murung Jalan Raya Kelayan A

# Baca Juga :Polisi Angkat Bicara Soal Kronologi Awal Perkelahian Berdarah di Jalan Pangeran Antasari Banjarmasin

# Baca Juga :Terlibat Perkelahian di Terminal Pasar Antasari Banjarmasin, Dua Pria Dilarikan ke RSUD Ulin

“Akibat rasa sakit hati pelaku terhadap korban,” jelas AKP Shoqif Fabrian, Selasa (1/8/2023) malam.

Diceritakan Kapolsek, awalnya korban yang diduga mabuk meminta uang kepada warga di sekitar kejadian.

“Karena tak ada warga yang mau memberi uang, korban merasa kesal dan marah,” jelas AKP Shoqif Fabrian.

Nah, melihat perbuatan korban warga tak tinggal diam, ada yang berani melawan perkelahian pun terjadi.

Tapi, ungkap AKP Shoqif Fabrian, pelaku sempat melerai perkelahian karena menyaksikan kericuhan itu.

“Tapi bukannya berhenti, korban justru terus melontarkan kata-kata kasar kepada pelaku,” papar AKP Shoqif..

Karena terus dikata-katain, kata Kapolsek, pelaku akhirnya tersulut emosi hingga perkelahian semakin tak terkendali lagi.

“Pelaku lantas menusuk korban dengan senjata tajam hingga beberapa kali ke tubuh korban,” ungkap AKP Shoqif.

Sementara itu, adik pelaku yang melihat kakaknya berkelahi langsung ikut juga setelah mengambil sebilah parang.

“Lalu ikut membacok kaki korban hingga tersungkur bersimbah darah,” jalan AKP Shoqif.

Dikatakan AKP Shoqif, perkelahian itu terjadi pada Senin (31/7/2023) sekitar pukul 20.15 WITA.

Sementara, pelaku yang merupakan kakak adik berinisial MH (19) dan RS (17) adalah warga Desa Geronggang.

“Sedang korbannya berinisial HI (30), merupakan warga Desa Tamiang Bakung, Kecamatan Kelumpang Tengah,” ujar AKP Shoqif..

Meski pera pelakunya sempat kabur, kata Kapolsek, pihaknya berhasil mengamankan dan sekarang sudah ditahan di Mapolsek Kelumpang Tengah.

Editor : NMD
Sumber : Kalimantanlive.com/berbagai sumber