Berawal dari WA
Petaka Jembatan Kumap, karena tak mampu menahan beban sebuah truk, Rabu (2/8/2023). Truk dan sejumlah awaknya terjun bebas.
Kabar runtuhnya jembatan Kumap bermula dari media sosial dan grup-grup percakapan WhatsApp warga Tabalong.
Informasi yang dihimpun apahabar.com, selain mengangkut kayu, terdapat pula sebanyak 8 orang di atas truk. Termasuk sopir.
Truk beserta muatannya jatuh ke sungai yang berada persis di bawah jembatan. Dua orang yang merupakan buruh kayu menjadi korban.
Lantas, satu dilarikan ke rumah sakit. Sedangkan satu lainnya sempat dalam pencarian.
“Satu orang yang sempat dalam pencarian ditemukan dalam keadaan meninggal dunia,” kata seorang warga Panaan kepada media ini, Kamis pagi (3/8/2023).
Sampai pagi ini, pihak kepolisian dari Polres Tablong belum mengeluarkan pernyataan resmi.
Editor : NMD
Sumber : Kalimantanlive.com/berbagai sumber







