Menurut Ibnu, ini merupakan yang kedua kalinya kawasan wisata di Kota Banjarmasin masuk dalam penilaian 75 desa wisata di Indonesia. Termasuk di tahun 2022 lalu ADWI di Kota Banjarmasin diwakili oleh Pokdarwis Kubah Habib Basirih, yang berhasil masik dalam 50 desa wisata di Indonesia.
“Mudah-mudahan saat pengumuman tahun ini, kita masuk kategori yang baik lagi. Pengalaman di ADWI pertama, Kubah Basirih masuk 50 besar terbaik Indonesia dan sekarang kita masuk lagi di 75 besar ADWI 2023, Alhamdulillah luar biasa,” ungkapnya.
“Semoga usulan dari Pemko Banjarmasin ke Kementerian PUPR terkait rencana pembenahan dan penataan kawasan makam dan Masjid Sultan Suriansyah dapat segera terwujud,” lanjut Wali Kota Banjarmasin sekaligus menutup.
(Kalimantanlive.com/Ilham)
Editor: Surya







