Wali Kota Banjarbaru, HM Aditya Mufti Ariffin, mengungkapkan bahwa penghargaan ini merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran pegawai di lingkungan Pemko Banjarbaru. Baik dalam tahap penyusunan rencana maupun dalam penyelenggaraan belanja barang pengadaan atau jasa.
“Khususnya dalam belanja pengadaan, Pemko Banjarbaru berkomitmen untuk menggunakan produk dalam negeri. Karena ini merupakan strategi pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi,” ucap Wali Kota Banjarbaru.
# Baca Juga :Demi Tarik Investor Sebanyak-banyaknya, Pemko Banjarbaru Gencar Berantas Korupsi
# Baca Juga :Dream City Banjarbaru Masuk 10 Kota Paling Berkelanjutan di Indonesia Versi UI, Ini Faktanya
Diakui Wali Kota Aditya bahwa dalam proses penyelenggaraan pengadaan barang/jasa di lingkungan Pemko Banjarbaru saat ini sangat mengutamakan platform pengadaan digital melalu katalog elektronik. Hal ini dilakukan tegasnya agar anggaran yang dibelanjakan dapat digunakan secara efisien, transparan, dan akuntabel.
“Kita ingin transformasi digital benar-benar dimanfaatkan. Selain memudahkan, anggaran Pemko Banjarbaru baik itu APBN maupun APBD dapat dibelanjakan secara efisien, sekaligus menghindari permasalahan yang mungkin timbul ke depannya,” tegas Wali Kota Aditya.
Dengan prestasi yang gemilang ini, Pemerintah Kota Banjarbaru telah membuktikan komitmennya dalam membangun pemerintahan yang modern dan efisien, serta berkontribusi dalam memajukan perekonomian Indonesia secara keseluruhan.
Kalimantanlive.com/mediacenter.banjarbarukota.go.id
Editor : NMD







