Kapal Bawa 150,8 Ton Sembako, 3 Motor Tujuan Kaltim Tenggelam di Perairan Mamuju, Begini Nasib 11 ABK

Sebanyak 150,8 ton beras dan telur, 800 kilogram kemiri, serta 3 unit sepeda motor ikut tenggelam dalam insiden ini. Dari pemeriksaan polisi, kapal ini memiliki izin termasuk bahan sembako yang dibawanya.

Sementara itu, 11 ABK yang sempat dievakuasi warga hingga kini masih berada di rumah Kepala Desa Ahu.

“Dari informasi Binmas saya, tadi ada kapal yang datang, mungkin keluarga korban,” tandas Mino.

Mino mengungkapkan tenggelamnya kapal layar ini terjadi secara tiba-tiba dan tak diduga nahkoda kapal.

# Baca Juga :KSAL Sebut Posisi KRI Nanggala 402 di Kedalaman 850 Meter, Berikut Nama 53 Awak Kapal Selam

# Baca Juga :KM Cahaya Arafah Tenggelam Dihajar Ombak, Begini Kondisi 66 Orang Penumpangnya

Dia mengatakan bahwa awalnya air masuk di kamar mesin yang begitu cepat sampai pompa mesin tak mampu lagi mengeluarkan air. Diduga air masuk karena adanya sebuah kebocoran di badan kapal.

Jenis Kapal Layar Motor (KLM) ini hendak melintas dari Kota Pare-Pare, Sulawesi Selatan (Sulsel), menuju Kabupaten Berau, Kalimantan Timur (Kaltim).

Berikut 11 ABK tersebut:

Nahkoda : JUMRI
KKM. : Hamzah Wahid
Mualim ; Asbar
Masinis : Muslimin
Juru Mudi : Syaifullah
Juru Mudi : M. Yunus M. Yahya
Juru Mudi : Hasanuddin
Oliman : M. Iqbal
Oliman : M. Bakri
Kelasi : And Rasyid
Juru Masak : Jurman.

Editor : NMD
Sumber : Kalimantanlive.com/berbagai sumber