“Maka tentu dalam proses untuk meraihnya adalah dengan terus-menerus merawat persatuan antarsesama anak bangsa demi Indonesia yang lebih maju,” tuturnya.
Namun, Miftah mengingatkan tentang bahaya paham intoleran dan ekstremisme yang dapat merusak kerukunan dan keutuhan bangsa. Oleh karena itu, Progresif Kalsel mengajak semua elemen bangsa untuk memelihara kultur dan budaya toleransi yang menjadi bagian penting dari DNA bangsa.
“Saya meminta kepada seluruh anggota Progresif Kalsel terkhusus anak-anak mudanya yang identik dengan kecakapan digital untuk lebih kreatif lagi dalam mengampanyekan edukasi untuk mengurangi serta memberantas sikap intoleran,” pungkas Miftah. (*)
Kalimantanlive.com
Editor : elpian










