Capres Ekuador Fernando Villavicencio Dieksekusi Mati, Polisi Buru Aktor Intelektual

KALIMANTANLIVE.COM – Capres di Ekuador, Amerika Selatan, Fernando Villavicencio ditembak sebanyak tiga kali hingga tewas seusai melakukan kampanye di utara ibu kota Ekuador, Quito, Selasa (8/8/2023) waktu setempat.

Fernando Villavicencio ditembak mati saat dia meninggalkan acara kampanye di Quito, Rabu (9/8/2023), tepatnya beberapa hari sebelum pemilihan umum (Pemilu).

Insiden penembakan maut tersebut akhirnya juga menewaskan seorang tersangka, akibat luka yang diderita selama baku tembak, terang kantor jaksa agung setempat.

# Baca Juga :Kasus Duel Berdarah di Lapas Narkotika Karang Intan 1 Tewas, Pelaku Terancam 15 Tahun Penjara

# Baca Juga :KRONOLOGI Duel Berdarah Napi Lapas Narkoba Karang Intan, Korban Tewas Akibat Ditusuk Pakai Plat Besi

Sementara enam orang ditangkap sehubungan dengan adanya serangan tersebut.

Polisi Ekuador mengatakan pada hari Kamis (10/8/2023) bahwa pemerintah sedang mengejar aktor intelektual pembunuhan tersebut.

Penembakan fatal pada Rabu (9/8/2023) malam, terjadi kurang dari dua minggu sebelum pemilu.

Hal ini telah mengirim gelombang kejutan ke seluruh negara Amerika Selatan, membuat beberapa saingan menangguhkan kampanye dan membawa isu kekerasan yang meningkat ke permukaan.