Edi Sahri mengatakan, AF sudah mengangkat tangannya saat dianiaya DRZ. Namun, bukannya berhenti, DRZ malah terus menganiaya AF.
Dari keterangan AF, DRZ mengajak 8-10 rekannya saat melakukan penganiayaan.
“Matanya ditutup. Korban sudah angkat tangan karena napasnya habis, tetapi masih dihajar 8-10 orang,” ujar Edi, Rabu (9/8/2023).
Editor : NMD
Sumber : Kalimantanlive.com/berbagai sumber







