BANJARMASIN, KALIMANTANLIVE.COM – Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo terus memacu pemerintah daerah untuk mengantisipasi dampak perubahan iklim ekstrim kekeringan atau El Nino. Tujuannya agar tidak berdampak terhadap penurunan produksi pangan,” kata Mentan Yasin Limpo.
Hal tersebut disampaikan Mentan Yasin Limpo saat Rapat Koordinasi (Rakor) Antisipasi Dampak El Nino Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) di Banjarmasin, Kalsel, Jumat (11/8/2023).
# Baca Juga :Harjad Ke-73 Kalsel, Pemprov Gelar Lomba Perahu Hias, Dinsos Usung Perahu Naga
# Baca Juga :Pemprov dan Pemko Gelar Sosialisasi Pembebasan Lahan untuk Kawasan Olahraga di Banjarbaru
Mentan Yasin Limpo mengatakan, Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) yang merupakan salah satu lumbung pangan nasional, menjadi perhatian serius Kementerian Pertanian (Kementan) untuk dikawal dan didorong menerapkan berbagai program terobosan operasional guna mengantisipasi El Nino.
“Kedatangan saya atas nama pemerintah dan perintah Bapak Presiden untuk meminta tolong sama-sama menghadapi tantangan terhadap ancaman global, yakni perubahan iklim ekstrim, krisis ekonomi dunia dan dampak covid 19 yang belum pulih,” kata Mentan Yasin Limpo.
“Pertemuan terkait antisipasi El Nino ini sangat relevan dan penting sekali, karena kalau tidak diantisipasi dengan baik, El Nino mempunyai dampak yang signifikan terhadap penurunan produksi,” ujar Mentan SYL dikutip dari siaran persnya, Jumat.







