Bencana alam ini, diakui Aditya terjadi secara mendadak dan tidak bisa diprediksi, terlebih dalam beberapa waktu ke belakang. Dengan berbagai macam keadaan, ia ingin semua elemen harus berperan dan berpartisipasi dalam menghadapi segala kemungkinan.
“Selain itu saya juga mengapresiasi dan berterima kasih kepada para pihak yang terlibat, atas kerja sama dan kerja keras yang dibangun dalam menjalankan tugas Penanggulangan Bencana di Kota Banjarbaru selama ini,” tuturnya.
# Baca Juga :KRONOLOGI Penangkapan Ibu Rumah Tangga di Banjarbaru, Polisi: Ditemukan Narkotika Golongan I
# Baca Juga :Baru Sehari Jalan Sukarelawan Digoyang Si Jago Merah, Wali Kota Banjarbaru Cepat Salurkan Bantuan
Dalam pemetaan bencana Karhutla di Banjarbaru, ada beberapa lokasi yang menjadi prioritas utama pencegahan. Yakni di wilayah Kecamatan Landasan Ulin dan Kecamatan Liang Anggang, dima di wilayag terdapat banyak lahan tidur dan sangat berdekatan dengan area Bandara Internasional Syamsudin Noor.
Hingga saat ini, Pemprov Kalsel juga turut mendukung penanganan karhutla di Banjarbaru dengan mengerahkan helikopter water bombing. Pemko Banjarbaru bersama Polres Banjarbaru juga tidak segan memberikan sanksi bagi para pelaku pembakaran hutan dan lahan.
Kalimantanlive.com/mediacenter.banjarbarukota.go.id
Editor : NMD







