KALIMANTANLIVE.COM – Hingga Minggu (13/8/2023) kemarin, tercatat 93 orang tewas akibat kebakaran dahsyat di Hawaii. Sementara, korban selamat kini mencari keluarga mereka yang hilang. Ada kemungkinan hari ini, Selasa (15/8/2023) korban tewas semakin banyak.
Kota bersejarah di Hawaii, Amerika Serikat luluh lantak akibat kebakaran hutan dahsyat. Dilaporkan, sedikitnya 93 orang tewas bencana tersebut.
Kebakaran hutan di pantai barat pulau Maui, Hawaii dipicu angin kencang pada Selasa (8/11/2023) lalu dengan cepat merambatkan api ke kota tepi pantai Lahaina.
# Baca Juga :Kebakaran Lahan Meningkat di Banjarbaru, Wali Kota Aditya Siagakan Personelnya
# Baca Juga :Rakor Mingguan Pemkab Banjar Bahas Karhutla, Bupati Banjar Galakkan Imbuan Ancaman Kebakaran Lahan
# Baca Juga :FAKTA-fakta Musibah Kebakaran di Kawasan Padat Penduduk di Palangkaraya, Warga Mengungsi di GOR
# Baca Juga :Peringatan Dini 11 Wilayah di Tanah Air Kamis 3 Agustus 2023, BMKG: Kalsel Berpotensi Kebakaran Lahan
Mengutip kantor berita AFP, Jumat (11/8/2023), api bergerak sangat cepat sehingga banyak yang lengah, terjebak di jalanan atau melompat ke laut dalam upaya putus asa untuk menyelamatkan diri.
Gubernur Hawaii Josh Green mengibaratkan Kota Lahaina yang terbakar, mirip zona perang. Kobaran api yang terjadi pada Selasa lalu, bergerak dengan cepat menuju pantai barat di Pulau Maui, dan menghanguskan hampir semua yang dilewati.
Hingga beberapa hari setelah kebakaran, petugas pemadam kebakaran masih berjuang melawan kobaran api, dan anjing-anjing pelacak masih mencari-cari korban di reruntuhan bangunan kota yang hangus.
“Saat ini, kami masih dalam fase pemulihan. Artinya kami masih mencari korban-korban yang tewas. Jumlah saat ini mencapai 93 orang. Situasinya mirip zona perang,” ujar Green.







