Ungkap Motif Pembunuhan di Komplek Tekwondo, Polsek Banjarmasin Gelar Rekonstruksi, Ada 17 Adegan

BANJARMASIN, Kalimantanlive.com – Polsek Banjarmasin Utara menggelar rekontruksi adegan pembunuhan yang menewaskan Ahmad Zarkasih (51), bertempat di Mapolsek setempat, Rabu (16/8/23) siang.

Sebanyak 17 adegan diperagakan pelaku MI (24) mulai dari bertemunya sang pelaku di rumah korban. Hingga terjadinya insiden pembunuhan di Jalan Sultan Adam, Komplek Tekwondo Banjarmasin.

BACA JUGA: Turnamen Futsal Walikota Cup 2023, Tundukkan SMKN 1 Tanjung SMKN 3 Banjarmasin Raih Juara

Dimana mulanya kasus pembunuhan ini, dilatarbelakangi kekesalan sakit hati oleh pelaku, karena hubungan sesama jenis yang dilakukan oleh korban.

Kapolsek Banjarmasin Utara, Kompol Agus Sugianto melalui Kanit Reskrim Iptu Sudirno menjelaskan, berdasarkan hasil rekontruksi, pelaku ini marah dan sakit hati karena adanya tindakan yang tidak wajar dilakukan oleh korban.

Iptu Sudirno menyebut, kekerasan terjadi tepat di adegan empat dan lima. Namun kekerasan diadegan pertama ini tak berujung fatal kepada korban.

“Adegan ini posisinya pelaku menendang korban hingga terjatuh. Namun ia (korban) sempat minta maaf, dan keduanya baik kembali,” ujarnya.

Bukan berakhir minta maaf korban justru kembali berulang, setelah makan dan sholat Jumat bersama, pelaku (MI) tertidur lelap. Korban justru kembali melakukan kejadian yang sama.

“Cekcok kembali terjadi setelah itu. Karena diberlakukan seperti itu, dia (pelaku) marah dan dipukulnya dengan mengambil alat, untuk menganiaya korban,” katanya.

Ia menuturkan, sebelumnya terjadinya kekerasan. Sang pelaku juga sempat mengkonsumsi (minum) obat-obatan jenis carnopen.

“Tujuan kita adakan rekontruksi ini agar jelas, jadi bisa kita simpulkan bagaimana unsur yang bisa kita sangkakan kepada pelaku,” jelasnya.