BANJARBARU, KALIMANTANLIVE.COM – Wali Kota Banjarbaru HM Aditya Mufti Ariffin didampingi Lurah Guntung Manggis Zikru Rakhman menerima piala penghargaan juara Terbaik 1 Lomba Desa/Kelurahan Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) Tahun 2023.
Piala penghargaan itu diserahkan dalam momentum Hari Jadi ke-73 Provinsi Kalsel yang diselenggarakan di Siring 0 Km atau depan Kantor Gubernur Kalsel lama Jalan Jenderal Sudirman Banjarmasin, Selasa (15/8/2023).
Wali Kota Banjarbaru saat dikonfirmasi, mengungkapkan apresiasi luar biasa atas kerja keras seluruh jajaran Kelurahan Guntung Manggis.
# Baca Juga :Survei Kesehatan Masyarakat Banjarbaru, Wali Kota Aditya Lepas 24 Enumerator
# Baca Juga :Kebakaran Lahan Meningkat di Banjarbaru, Wali Kota Aditya Siagakan Personelnya
# Baca Juga :Mulai 1 September 2023, Wali Kota Banjarbaru Tolak Surat Berbentuk Kertas, Ini Alasannya
# Baca Juga :Tingkatkan SDM Tenaga Kerja, Wali Kota Banjarbaru Aditya Jalin Kerjasama dengan Jepang
Ia juga berharap pencapaian ini dapat memacu Kelurahan lain yang ada di Banjarbaru untuk dapat berinovasi dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Alhamdulillah, harapan kita semoga di tahun-tahun yang akan datang kelurahan lain di Banjarbau juga dapat meraih juara. Pada intinya komunikasi antara pihak Kelurahan dan Masyarakat harus terjalin baik dan saling mendukung untuk memajukan wilayahnya. Dengan begitu, Insyaallah pasti bisa meraih juara,” tutur Aditya.
Adapun Kelurahan Guntung Manggis berhasil terpilih sebagi juara dalam lomba Desa/Kelurahan Tingkat Kalsel lewat berbagai program unggulan yang digagas oleh Wali Kota Aditya. Program yang tentunya mengutamakan pelayanan yang dikhususkan untuk memudahkan masyarakat dan memajukan wilayah itu sendiri.
Program-program Kelurahan Guntung Manggis yang berhasil dilaksanakan di antaranya, pelaksanaan Jemput Bola (Jebol) yaitu melaksanakan pendataan warga tidak mampu yang belum termasuk dalam DTKS dan PKH untuk dapat dicarikan bantuan melalui kerjasama dengan Yayasan Insan Berkah Mulia, serta pendataan rumah tidak layak huni untuk dapat dibantu dalam hal renovasi.







