Ekspor Kalsel Turun 8,20 Persen, BPS: Impor Korea Selatan Naik 7,26 Persen Juli 2023

“Nilai impor Kalsel pada Juli 2023 mencapai US$84,00 juta. Nilai ini mengalami kenaikan sebesar 2,46 persen jika dibandingkan dengan nilai impor Juni 2023 yang sebesar US$81,99 juta. Bila dibandingkan dengan nilai impor Juli 2022 yang mencapai US$154,18 juta, maka nilai impor Juli 2023 ini turun sebesar 45,52 persen,” kata Martin.

Martin pun menjelaskan, lima kelompok barang yang mempunyai nilai impor tertinggi yang masuk ke Kalsel adalah kelompok bahan bakar mineral (HS 27), diikuti kelompok mesin dan peralatan mekanis serta bagiannya (HS 84), kelompok berbagai produk kimia (HS 38), kelompok barang dari besi dan baja (HS 73), dan kelompok kendaraan dan bagiannya (HS 87).

“Impor Kalsel pada Juli 2023 menurut negara asal tertinggi adalah dari Korea Selatan dengan nilai US$29,54 juta, yang naik sebesar 7,26 persen dibandingkan pada Juni 2023 yang sebesar US$27,54 juta. Kemudian diikuti oleh impor dari Singapura yang mencapai US$27,98 juta, disusul impor dari Malaysia dengan nilai US$20,07 juta, impor dari Tiongkok sebesar US$4,38 juta, dan impor dari Jerman sebesar US$0,74 juta,” kata Martin.

Kalimantanlive.com/diskominfomc.kalselprov.go.id
Editor : NMD