Persiapkan Calon Pencari Kerja Berkualitas, Pemprov Kalsel Gelar Pelatihan Berbasis Kompetensi

BANJARBARU, KALIMANTANLIVE.COM – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Balai Latihan Kerja Provinsi Kalimantan Selatan membuka pelatihan berbasis kompetensi dengan lima kejuruan yang dilatih untuk mempersiapkan para calon pencari kerja sebelum memasuki dunia kerja.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Selatan, Irfan Sayuti mengatakan sesuai dengan instruksi Gubernur Kalimantan Selatan, untuk terus melahirkan masyarakat yang berkualitas dan profesional maka melalui pelatihan berbasis kompetensi.

# Baca Juga :13 Jiwa Kehilangan Rumah Usai Kebakaran di Sungai Jingah, Pemprov Kalsel Berikan Bantuan Ini

# Baca Juga :Pembayar Pajak Terbesar & Nilai Ekspor Tertinggi, Pemprov Kalsel Berikan Penghargaan 2 Perusahaan Ini

# Baca Juga :Pemprov Kalsel Raih Penghargaan Kementrian PPPA, Sukses Gerakkan Kabupaten dan Kota Jadi Layak Anak

# Baca Juga :Lindungi Perempuan dan Anak Berhadapan Hukum, Pemprov Kalsel Pakai Sistem PATBM

“Apalagi pada tahap ini ada satu kejuruan yang baru saja kami buka yaitu mekanik alat berat, dan kejuruan tersebut banyak peminatnya,” ucapnya di Banjabaru, Selasa (26/8/2023).

Ia pun berpesan kepada peserta yang berhasil lulus dalam pelatihan, dapat bersungguh – sungguh mengikuti pelajaran yang diberikan oleh instruktur.

“Karena dari data tahun 2022 sebanyak 80 persen dari lulusan BLK ini bisa menyerap dunia kerja ataupun mereka membuka usaha secara mandiri,” terangnya.

Sementara itu, Kepala BLK Provinsi Kalimantan Selatan, Sayyid M. Yusfiansyah Al Zhmatkhan melalui Kepala Seksi Penyelenggara Diklat Balai Latihan Kerja Provinsi Kalimantan Selatan, Mastur Manurung menambahkan pada tahap kali ini, sebanyak 80 peserta di 11 kabupaten dan kota yang lolos dari 1.200 orang yang ikut seleksi untuk mengikuti pelatihan di BLK.

Lebih lanjut, para peserta nantinya akan mengikuti pelatihan mulai 22 Agustus 2023 hingga 9 oktober 2023 dengan total jam pelajaran kurang lebih 260 jam pelajaran.

“Kejuruan yang kami buka yaitu desain grafis muda, tata kecantikan, pengoperasian mesin bubut, mekanik alat berat dan Teknisi Embedded System (Microcontroller) dan setiap kejuruan memiliki 16 peserta,” tuturnya.

Salah satu peserta pelatihan BLK Provinsi Kalsel asal Martapura, Syarifah Talhah mengungkapkan sangat bersyukur bisa berhasil lolos untuk mengikuti pelatihan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan.

“Pelatihan seperti ini sangatlah berdampak positif bagi kami yang ingin memperdalam, ataupun belajar skill yang baru supaya nantinya bisa masuk ke dunia kerja,” pungkasnya.(diskominfomc.kalselprov.go.id)

editor : NMD