SOLO, KALIMANTANLIVE.COM – Kamis, 24 Agustus 2023, warga Perumahan Graha Tempel, Kecamatan Gatak, Sukoharjo, Jawa Tengah, dibuat geger. Seorang wanita yang juga dosen di UIN Raden Mas Said Surakarta, Wahyu Dian Silviani (34), ditemukan tewas di rumahnya.
Ada beberapa luka sayatan ditemukan di jasad korban. Di antaranya, di bagian kepala dan pipi sebelah kanan. Belakangan diketahui, pelakunya Dwi Feriyanto (23), kuli bangunan yang mengerjakan rumah korban.
# Baca Juga :ANEH! Rumah Atap Merah Ini Tak Terbakar, Karhutla di Hawaii Hanguskan 2.000 Bangunan & 110 Orang Tewas
# Baca Juga :Pasang Banner di Sultan Adam Banjarmasin, Seorang Pria Dikabarkan Tewas Tersetrum
# Baca Juga :Usai Lakukan Tarian Ular, Pawang Dipatuk King Kobra Peliharaan hingga Tewas di HUT Ke-78 RI
# Baca Juga :Gegara Sepeda Listrik Lindas Tanaman, 2 Kakek di HSS Berduel hingga 1 Orang Tewas Mengenaskan
Tak sampai 24 jam, polisi akhirnya menangkap Dwi Feriyanto di Desa Tempel, Kecamatan Gatak pada Jumat (25/8/2023) dini hari.
Pelaku ternyata kuli bangunan yang bekerja merawat rumah korban di Desa Tempel, Kecamatan Gatak, Sukoharjo, Jawa Tengah.
Kapolres Sukoharjo AKBP Sigit mengatakan, pelaku merupakan kuli bangunan yang turut bekerja dalam proses renovasi rumah korban dan pelaku ditangkap di rumahnya.
Saat jumpa pers di Mapolsek Gatak, pelaku Dwi membeberkan motif dan kronologinya.
Berawal saat korban menjelek-jelekkan hasil kerja Dwi. “Hasil kerjanya kok jelek banget sih. Tolol, bego,” ucapan korban pada Senin 21 Agustus 2023 pagi, yang membuat pelaku sakit hati.
Dia lalu menaruh dendam. Dwi menyiapkan pisau dan merencanakan untuk menghabisi korban.
Rabu (23/8/2023) malam, Dwi memasuki rumah yang ditinggali korban lewat tandon air di belakang rumah.
Dia lalu naik ke atap depan samping, di dekat tandon dia masuk ke dalam rumah.
Di ruang tengah, ia melihat korban. Pelaku kemudian menusuk korban dan menyabet pipi kiri korban dengan pisau sebanyak tiga kali.
Usai melakukan aksinya, pelaku lari lewat pintu depan. Lalu meninggalkan rumah itu pada pukul 00.00 Wita.
Kapolres Sukoharjo AKBP Sigit mengatakan, pelaku ditangkap setelah pihaknya melakukan proses penyelidikan dengan membentuk tim khusus dan membekuk pelaku di rumahnya.
Editor : NMD
Sumber : Kalimantanlive.com/berbagai sumber









