Lalu untuk KPR Subsidi Bank Kalsel Periode Bulan Januari-Agustus 2022 direalisasikan sebanyak 824 nasabah dan pada periode Bulan Januari-Agustus 2023 telah direalisasikan 960 nasabah, yang artinya realisasi KPR Subsidi Bank Kalsel mengalami pertumbuhan sebesar 17% dibanding tahun sebelumnya.
Dari 960 unit tersebut, sebanyak 175 nasabah merupakan nasabah Aparatur Sipil Negara (ASN) dari Pemerintah Daerah baik Pemerintah Provinsi dan Pemerintah Kabupaten dan Kota di Wilayah Kalsel. Kemudian dari 175 nasabah tersebut 20 nasabah menggunakan Program Pembiayaan Tapera dan sisanya Program FLPP yang didukung oleh BP Tapera.
BACA JUGA: Didukung Bank Kalsel, Apindo UMKM Festival 2023 Siap Digelar
“Sejak ditandatangani PKS Tripartit antara Pemprov Kalsel, Bank Kalsel dan DPD REI Kalsel pada Bulan Juli 2023 telah direalisasikan akad KPR Subsidi sebanyak 216 unit yang diantaranya termasuk 20 nasabah Pembiayaan Tapera. Diharapkan kedepannya realisasi ini terus meningkat seiring dengan komitmen Bank Kalsel untuk mendorong akses rumah bagi ASN dan Masyarakat Berpenghasilan Rendah dengan memberikan fasilitas pembiayaan KPR yang mudah dijangkau,” jelasnya.
Sementara itu dalam sambutannya, Gubernur Kalsel H. Sahbirin Noor berterimakasih atas upaya sejumlah pihak, termasuk Bank Kalsel, dalam rangka membantu penyediaan hunian layak huni dan berwawasan lingkungan di Provinsi Kalsel melalui fasilitas pembiayaan KPR yang mudah dijangkau.
Baginya persoalan ketersediaan rumah merupakan salah satu hal dasar yang harus disediakan oleh negara untuk masyarakat agar mereka bisa hidup nyaman dan layak. Karena itulah ia berterima kasih dan mengaku bangga atas dilakukannya akad kredit massal kali ini.
“Tidak ada pemimpin yang senang melihat rakyatnya tidak punya rumah, karena itu program ini sangat saya dukung karena masyarakat bisa mudah mendapatkan rumah,” bebernya.







