Paman Yani menyebutkan, sampai sekarang, belum ada serah terima aset antara Pemkab Kotabaru dan Pemprov Kalsel.
“Kondisi balai juga ada beberapa yang memprihatinkan. Mau kita ganti tetapi susah karena sampai saat ini belum ada penyerahan aset ke Pemprov Kalsel,” ungkap legislator dari Dapil VI Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) dan Kotabaru yang membidangi ekonomi dan keuangan di DPRD Provinsi Kalsel.
BACA JUGA:
Sambangi Sebanti Kotabaru, Paman Yani Sebar Pesan Positif Melalui Aktualisasi Ideologi Pancasila
Paman Yani juga mengharapkan, agar PT PLN Kalselteng dapat memberikan perhatian yang sama kepada wilayah terujung kepulauan di Kabupaten Kotabaru.
“Kita tahu kalau ini adalah di ujung pulau. Persoalan listrik juga kadang nyala kadang padam. Tentu, kami berharap untuk memperhatikan daerah ini karena rencananya bakal ada dibangun industri besar yakni pelabuhan besar skala regional kalimantan yang bisa saja nanti diatasi. Meski begitu, nantinya juga akan berpengaruh terhadap keberlangsungan balai ini,” ucapnya.
Terkait penangkaran bawal bintang, Paman Yani berpesan, Balai PBAPL Kotabaru harus benar-benar serius dalam pengawasan agar tak terjadi lagi pencurian dari bibit ikan tersebut.
“Tetapi Kepala BPBAPL sudah mengkondisikan supaya ada indukan baru. Treatmennya pun juga tidak mudah sehingga perlu ekstra, di mana bibitnya itu asli dari Taiwan. Nah, soal pencurian sudah diatasi bersama dengan Pemdes dan Polsek setempat,” jelasnya.







