KALIMANTANLIVE.COM – Gempa bumi magnitudo (M) 7,4 mengguncang Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan (Kalsel). Saking kuatnya, gempa ini dirasakan hingga di Lombok, Bali, hingga Blitar, Jawa Timur.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut gempa dengan kekuatan magnitude (M) 7,4 di Tanahbumbu pusat gempa berada di 180. “Pusat gempa berada di 180 Tenggara km tenggara Tanahbumbu Kalsel dan tidak berpotensi tsunami.” tulis BMKG melalui website resminya, Selasa (29/8/2023).
# Baca Juga :Akibat Gempa Bantul, 9 Warga Luka, 1 Meninggal, 245 Rumah Rusak dan 11 Kabupaten Bergetar
# Baca Juga :Gempa Bantul, Nenek Tewas Usai Jatuh dari Tempat Tidur, Ibu Patah Kaki saat Selamatkan Anak
# Baca Juga :Gempa di Sigi Sulteng dan Bali: Diguncang 34 Kali, 10 Rumah Retak & 3 Rumah Rusak Parah
# Baca Juga :BMKG: Gempa Magnitudo 7,4 Terjadi di Tanah Bumbu Kalsel, Tak Berpotensi Tsunami
Dilansir BMKG, gempa tercatat pada pukul 02.55 WIB atau 03.55 WITA.
Gempa terjadi di perairan Laut Jawa, tepatnya 180 km arah Tenggara Tanahbumbu, Kalsel.
BMKG mencatat gempa Selasa dini hari ini memiliki magnitud0 7,4 skala richter (SR).
Episentrum gempa berada pada titik koordinat 4.38 LS dan 116.90 BT.
Hiposenter gempa berada pada kedalaman 10 km.
Gempa di kawasan perairan Laut Jawa ini tergolong dangkal, tetapi tidak berpotensi tsunami.
Getaran gempa dahsyat terasa sampai ke Bali dan membuat masyarakat yang tengah terlelap tidur berhamburan ke luar rumah.
Gempa Tanahbumbu Kalimantan Selatan dengan magnitudo 7.4 SR pada pukul 02.55 WIB atau 13.55 WITA terasa sampai ke Bali. Masyarakat Bali berhamburan karena getaran gempa terasa. Foto: Instagram @bmkgdenpasar
Warga Tabanan, misalnya, Bali. “Gempa, gempa,” kata warga Perumahan Huma Lestari membangunkan tetangga yang tertidur.
Mereka pun berhamburan ke luar rumah mengantisipasi ada bangunan yang roboh.
Getaran gempa cukup terasa untuk sekian detik dan membuat bumi seperti bergoyang.
BMKG mengimbau masyarakat tetap tenang, tidak terpancing isu yang tidak bertanggung jawab.
BMKG meminta masyarakat menghindari bangunan retak atau rusak karena gempa untuk meminimalisasi dampak yang terjadi.
Editor : NMD
Sumber : Kalimantanlive.com/berbagai sumber







